5 Alasan Kenapa saya pindah dari Endomondo ke Strava

Sebelum saya mulai pembahasannya, alasan ini tidak bersifat umum, bisa berbeda-beda tergantung dari individu yang bersangkutan. Saya saat ini fokus pada dunia sepeda jalan / road bike  dan ini adalah 5 alasan kenapa saya mulai menggunakan Strava dan meninggalkan Endomondo.

Untuk versi videonya bisa kamu lihat dibawah ini :

5 Alasan pindah dari Endomondo ke Strava :

1. Lebih Ramai untuk Kalangan Pesepeda

Pertamakali tahu Strava lebih ramai untuk kalangan pesepeda di Indonesia, dari channel Youtube "Yoga Pino" dan "Tetra Cycle", kedua channel tersebut sering membuat Vlog bersepeda jarak jauh bersama teman-teman. Dan mereka juga track setiap perjalanan menggunakan Strava hal tersebut juga diikuti oleh anggota yang lain, dan ternyata setelah saya cek sendiri, memang benar apa adanya banyak pesepeda yang berlalu lalang disekitar saya juga menggunakan Strava.

2. Bisa import dari Endomondo

Agar akun Strava saya tidak kosong, saya putuskan untuk export seluruh aktifitas workout sepeda saya dari Endomondo, dan ternyata Strava support untuk import aktifitas tersebut. Tapi sayangnya hanya support 1 per 1 import dari seluruh aktifitas yang ada, tapi tidak apalah dari pada kosong.

3. Ada fitur Segment

Adalah fitur yang membuat bersepeda seperti sedang bermain game dan ini adalah fitur yang sangat adiktif sekali. Ketika kamu melakukan perjalanan 20 km di pagi hari, ada sebuah jalur tanjakan di depan pasar sepanjang 1Km, ternyata tanjakan 1Km tersebut adalah segment di Strava.

Didalam segment para pesepeda diajak untuk adu kecepatan, dan 10 tercepat akan ada di leadersboard paling atas. Bisa saja kamu akan langsung menempati posisi 10 teratas, atau bahkan 100 keatas, itu tergantung peforma masing-masing.

Dan segment di Strava tidak cuma 1, 2 tapi ada banyak sekali, semakin panjang jalur yang kamu lalui, makin banyak segment yang kamu temukan.

4. Simulasi Juara

Di segment tadi kita bisa melihat leadsboard dan akun - akun yang menempati 10 besar. Difitur ini kamu bisa melihat efort yang kamu lakukan dibandingkan dengan juara 1. Bentuk berupa animasi dengan 2 titik yang berjalan, satu adalah kamu dan satunya lagi adalah leaderboard nomor 1, animasi akan berjalan berdasarkan kecepatan masing-masing. Kamu akan tahu dimana kamu merasa sangat cepat dan dimana kamu tertinggal.

5. Statistik Berdasarkan Jenis Sepeda

Jika di Endomondo, statistik bersepeda akan dianggap satu, padahal bisa jadi sepeda yang digunakan tidaklah selalu sama. Bisa saja kita memiliki 3 roadbike yang masing-masing berbeda tipe dan lain sebagainya. di Strava kamu bisa set, aktifitas bersepeda yang kamu lakukan sedang menggunakan sepeda jenis apa, sehingga statistik yang ditampilkan lebih terarah.

Komentar

  1. alasannya benar2 luar biasa, dan benar2 menarik saya juga untuk ikutan migrasi, terimakasih lo... :D

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Hitung Harga Masing-masing Barang ketika Dapat Diskon di Grabfood

Cara Masuk Parkir Lippo Plaza Jogja

Cara Masuk, Parkir dan menikmati CGV di Hartono Mall Sleman