Cerita Cedera Kuku Saat Bermain Badminton, dan Copot Setelah Beberapa Minggu

Setelah sekian lama tidak badminton, akhirnya ada undangan untuk badminton kembali dari teman di telegram group CodeBike.cc, nah raket saya sempat terjual karena memang lama tak terpakai, akhirnya memutuskan untuk mencari raket di 4 hari yang tersisa, dan ternyata badminton ditempat yang di janjikan juga wajib punya sepatu badminton, akhirnya saya memutuskan untuk belanja 2 hal tersebut. Terjadi saat main badminton bersama teman CodeBike pada November 5 2020


Lokasi Badminton di Phoenix Badminton Center


Tempat kami bermain Badminton ada di Phoenikx Badminton Center yang berada di sekitar Jalan Godean, Sleman, DIY. Dan ini adalah tempat pertama yang saya tahu mewajibkan menggunakan sepatu khusus badminton, dikarenakan alasnya yang premium dan takut merusak, dapat info juga kalo untuk masuk harus lepas sepatu jika tidak punya sepatu khusus. Saya pribadi sangat suka dengan tempat seperti ini yang banyak aturan dengan tujuan agar tertib, bersih dan teratur, jadi tidak asal orang bisa masuk kesana.

Kembali Belanja Perlangkapan Badminton


Memang niat awal saya adalah untuk kembali badminton setelah sekian lama vakum, jadi beli beberapa alat badminton kembali seperti raket dan sepatu karena yang lama sudah lama dijual. Ceritanya sepatu yang saya beli pas lah, tapi kaos kakinya memang berasa terlalu sempit tapi saya paksakan.


Mulai Bermain


Sebelum bermain saya ada acara dulu dengan kolega kantor untuk meeting di suatu resto dan yups waktunya memang mepet jadi saya data telat di badminton pertama setelah lama vakum tersebut.

Oke ceritanya beberapa game saya bisa main dengan normal tanpa ada berasa tertekan di kaki, namun pada beberapa momen ada yang mengharus melompat untuk jump smash, dan ketika pendaratan berasa kuku jempol saya tertekan dengan sangat keres, namun tidak sampai menyakitkan, saya pun masih bisa bermain dengan normal.

Kejadian itu pun berlangsung beberapa kali, karena makin lama ritme permainan badminton makin ganas, baik jempol kanan dan kiri bisa merasakan semua tekananya. Sayapun bermain dengan aman hingga jam selesai 

Selesai Bermain, Di Rumah


Saya pun merasakan ketika berjalanan pulang merasa ada yang aneh dengan kuku jempol kaki saya, hingga ketika membuka sepatu dan kaos kakaki, terlihat lebam biru dari ujung dalam kuku hingga memenuhi hampir 80% kuku kanan dan kiri. 

Hal ini saya terjadi sekitar 2 minggu dan yang saya rasakan di kuku jempol kaki kanan dan kiri ini tidak sakit, hanya saja berasa ane, terutama ketika pakai kaos kaki, berasa ada bagian yang mengganjal.

Mulai Menghitam, dan Mulai Terlihat Celah


Hampir satu bulan berlalu, warna yang tadinya biru mulai menghitam, saya menebak - nebak ini seperti luka luar yang mulai mengering, makanya warnya jadi hitam.

Namun ketika wudlu saya mulai sadar jika kuku jempol kaki saya terdapat celah yang membuat air bisa masuk, dan ketika kuku di ketuk, suaranya nyaring berasa ada rongga di dalamnya. Mulai berpikir kuku ini akan lepas.

Memberanikan Memotong Sedikit Demi Sedikit


Hal ini tidak langsung terpikirkan ya, namun seiring waktu, kuku mulai terlepas tapi dari ujung dalam, nah terpikir untuk memotong sendiri, ternyata ketika dipotong, keterusan hingga seperti gambar diatas, dan hasil akhir pada gambar dibawah. 


Untuk sisa di jempol kaki kiri ini cukup susah ya, karena masih menempel dengan sangat erat di jempol jadi saya biarkan aja seperti itu. 


Berbeda dengan kuku jempol kaki kanan yang relative lebih mudah terlepas, effort motong kukunya juga lebih mudah, tugas terakhir tinggal merapikan sisa kuku di sisi pojok kanan bawah (cek pada gambar diatas). 

Sekarang Sudah Tumbuh Sempurna


Agak aneh yang saya rasakan karena tidak punya kuku jempol kaki, terutama ketika rukuk saat sholat. Namun berkat hal itu, saya jadi tahu bagaimana kuku tumbuh, berawal dari ujung putih, hingga mulai sedikit demi sedikit tumbuh kedepan. Kurang lebih sekitar 2 bulan kurang untuk saya bisa mendapatkan kuku saya tumbuh kemabali dengan sempurna.

Setelah Sembuh Main Lagi Dengan Sepatu Yang Sama dan Aman


Hal diatas terjadi kemungkinan karena kaos kaki yang saya pakai terlalu sempit dan sudah tidak bisa stretch. Nah karena penasaran, saya pun setelah sembuh kembali main badminton dengan sepatu yang sama tapi dengan kaos kaki yang lebih proper. 

Hasilnya aman kok, bisa main dengan aman tanpa cedera.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Hitung Harga Masing-masing Barang ketika Dapat Diskon di Grabfood

Cara Masuk Parkir Lippo Plaza Jogja

Cara Masuk, Parkir dan menikmati CGV di Hartono Mall Sleman